Pekalongan, SISPALA Punakawan Dalam upaya memperluas wawasan dan keterampilan hidup, SISPALA (Siswa Pecinta Alam) Punakawan dari SMA Negeri 4 Pekalongan pada pertemuan rutinan kali ini mengadakan kegiatan belajar memasak sebagai bagian dari program pengembangan karakter dan kemandirian ( 28 Agustus ).
Kegiatan ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari filosofi SISPALA yang menekankan pada ketangguhan, kreativitas, dan kemampuan bertahan hidup. Setiap pekan, para anggota berkumpul di area terbuka sekolah untuk belajar memasak menu sederhana, mulai dari nasi, sayur, hingga olahan makanan lainnya.
Memasak bukan hanya soal makanan, tapi soal tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan berpikir praktis,” ujar salah satu pembina SISPALA, Dhony Hermawan S.E.
Selain melatih keterampilan dasar, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas antar anggota. Mereka belajar membagi tugas, mengelola bahan makanan, dan menyajikan hasil masakan bersama-sama dan hasil masakan mereka dibagikan kepada teman lainnya.
Menurut Ketua SISPALA Punakawan ( Aghistna ), kegiatan memasak ini juga menjadi bekal penting baik untuk membantu orang tua dan juga sa'at mereka melakukan kegiatan ekspedisi alam. “Di alam bebas, kemampuan memasak itu vital. Kita harus bisa mengolah bahan seadanya dan tetap menjaga kesehatan,” katanya.
Dengan semangat belajar yang tinggi dan suasana yang penuh kehangatan, kegiatan rutin ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter bisa dibangun dari hal-hal sederhana namun bermakna. SISPALA Punakawan terus membuktikan bahwa mencintai alam juga berarti mencintai kehidupan—termasuk seni memasak di dalamnya.
